Tuesday, May 22, 2012

MATAHARIKU (Part.I)

Dari balik awan putih mentariku bersinar
Sinaran yang menyemburatkan kehidupan
Sinar yang sama bercahaya di binar matamu
Terpancar terang terbias dari hatimu

Kabut gelappun beranjak pergi berlalu
Dan langitpun terlihat seperti baru
Cahyanya begitu berkilau amat terang
Dan dunia entah bagaimana benderang

Bersama nyanyian fajar datang membangunkan
Tersadar dari mimpi yang melelapkan
Kaulah kehidupan nyata hadir isi hidup
Menutup cerita malam yang gelap



Tebing Tinggi, 15 April 2012
By: Ririn Sihotang

MATAHARIKU (Part.II)

Dalam temaram bulan purnama kurindukan matahariku
Terangiku dengan hangat sinar cahayanya
Malam pun bergegas pergi menuju peraduannya berganti datangnya fajar
Di atas mega kaupun hadir dengan terang cahayamu

Kutatap pada birunya langit mengapa tiada berkilau pancaranmu
Seakan enggan kau menunjukan dirimu, asik bersembunyi malu
Berkali kuarahkan pandanganku memberi senyum harap
Tak kau hiraukan meski waktu terus berjalan, kaupun tetap redup

Harusnya kau tahu tanpa kau berikan sinar terangmu
Dalam gelap aku lelah memaknai dan aku hampir tersesat dalam langkahku.
Semburat cahaya di langit senjapun datang, kaupun terus berlalu tanpa menghiraukanku
Aku disini tetap berdiri menatap seberkas cahaya yang kau tinggal dalam senja.




Tebing Tinggi, 23 Mei 2012
By: Ririn Sihotang

Tuesday, March 27, 2012

"Gambaran Kemegahan Maha Karya Agung"

Ketika fajar menyingsing aku siap bergegas.
Kuda besi berkaki empat membawa langkahku.
Hari-hari penantian itu tiba jua bertemu denganmu Sahabat.
Gambaran kebersamaan dan tawa riang kita nyata jelas.

Gumpalan awan putih berarak di langit biru.
Raksasa hijau berlambai bergerak.
Menghempas hembusan angin sejuk.
Di tengah teriknya panas mentari membakar kulitku.

Hamparan bukit barisan dan pematang sawah membentang.
Bunga-bunga liar sepanjang tepi jalan mengucap selamat datang.
Danau biru luas dengan pulaunya menyambut.
Gambaran Kemegahan Maha Karya Agung.

Pesona γάπĝ memanjakan mata.
Tak habis-habisnya aku terkagum.
Ku menghirup kesegaran alam.
Membiarkan seluruh oksigen memenuhi paru-paruku.

Seperti mendapat semangat dan kekuatan baru.
Sinar mentari menguatkan tulang lemahku.
Melangkah tak goyah bersama Sahabat menyusuri jalan tiap sudut desa.
Andai aku menikmati ini semua denganmu juga "Sahabat"-ku.

Pasir jalan berkilau seperti kristal terkena sinaran.
Di atas rerumputan binatang berkaki empat asik bersendau gurau.
Ikan pora-pora berpesta pora menikmati santapan hidangan.
Bocah kecil pun tak kalah menikmati kebebasannya di tepi danau.

Masyarakat beragam rupa dan pencaharian.
Menelisik hati untuk berbagi hidup.
Raut wajah γάπĝ menyimpan kecemasan.
Garis muka γάπĝ menutupi usia sesungguhnya.

Senyum γάπĝ mengguratkan derita hidup.
Tawa γάπĝ tertahan dari amarah ketidakadilan.
Tangan-tangan γάπĝ kuat dan kasar bukti perjuangan hidup.
Senandung dari tiap bibir tanda masih adanya harapan.

Balige, 23 Maret 2012